Perjalanan Kami dalam Mencetak Generasi Qur'ani yang Berakhlak Mulia, Berjiwa Ulama, dan Menguasai Teknologi
Yayasan Pendidikan Islam Al-Waziriyah berawal dari semangat tulus untuk menebar ilmu Al-Qur'an. Pada tahun 2010, kegiatan dimulai dengan sederhana dari pengajian TK/TPA yang diadakan di rumah.
Seiring berjalannya waktu, jumlah santri yang ingin belajar terus bertambah, sehingga rumah tidak lagi memadai. Atas ide dan dukungan dari wali santri, keluarga, dan pengurus, dibangunlah tempat baru di sebelah rumah yang didanai secara swadaya dan donasi.
Pada 2017, lembaga ini secara resmi berdiri sebagai Yayasan Pendidikan Islam Al-Waziriyah dengan SK Notaris dan SK Menkumham. Perkembangan yang pesat membawa tantangan baru: banyak santri yang telah menyelesaikan hafalannya harus melanjutkan pendidikan ke pesantren lain di luar Palembang.
Untuk menjawab tantangan ini dan menjaga keberlanjutan pendidikan santri, maka didirikanlah Al Waziriyah Qur'anic Islamic Boarding School, sebagai wujud komitmen kami mencetak generasi Qur'ani yang berkelanjutan.
"Mewujudkan generasi Qur'ani, berakhlak mulia, berjiwa ulama, serta memiliki keterampilan teknologi modern."
Menjadikan Al-Qur'an sebagai fondasi utama pendidikan, melalui pembinaan tahsin, tahfidz, serta pemahaman kandungan secara bertahap dan berkelanjutan.
Membentuk karakter mulia dan adab luhur dalam setiap ucapan, perilaku, dan interaksi santri terhadap guru, teman, maupun masyarakat.
Menumbuhkan jiwa keilmuan santri dengan menanamkan kecintaan terhadap ilmu serta kemampuan memahami dan membaca kitab kuning.
Membekali santri dengan keterampilan teknologi modern sebagai bekal menghadapi tantangan zaman, baik dalam pendidikan, dakwah, maupun kemandirian.
Sebagai pendiri Yayasan Pendidikan Islam Al-Waziriyah, beliau memiliki visi kuat dalam mencetak generasi Qur'ani yang berakhlak mulia dan berwawasan luas.
Memimpin operasional pesantren dengan menggabungkan latar belakang teknologi dan hafalan Qur'an, membawa pendekatan modern dalam pendidikan Islam.
Mengelola pendidikan formal dengan integrasi nilai-nilai Islami, memastikan keseimbangan antara kurikulum nasional dan pendidikan pesantren.
Mari bersama-sama mencetak generasi Qur'ani yang siap menghadapi masa depan